pahlawan nasional

Mengenal Istilah Pahlawan Nasional : Apa Dan Siapa Mereka

Posted on

Apa yang muncul di benak Anda saat berbicara dan membahas pahlawan nasional? Tentu jawabannya akan beragam. Namun, dalam hal ini pahlawan Indonesia adalah suatu istilah yang tidak bisa disandang oleh orang sembarangan. Sebutan pahlawan lebih ditujukan pada mereka yang telah berjasa bagi bangsa Indonesia.

Tidak hanya itu saja, sebutan tersebut juga bermakna lebih dalam. Yang mana berkaitan dengan kaidah simbol perjuangan, pembelaan kebenaran, dan juga pengorbanan. Sehingga aspek positif tersebut akan selalu terpelihara dan mampu diwariskan pada generasi selanjutnya. Terutama oleh generasi muda Indonesia yang kerap akan menjadi penerus pahlawan di masa depan.

Dalam hal ini, sebutan nama pahlawan akan mengacu pada mereka yang dianggap sebagai sosok penting dalam eksistensi negara. Dengan begitu, istilah tersebut pula berkaitan keras pada kesadaran sejarah suatu bangsa. Bangsa yang disebut adalah Indonesia, suatu negara kepulauan yang memiliki lebih dari 100 sosok pahlawan.

Siapa saja mereka dan bagaimana mereka bisa menjadi sesosok pahlawan Indonesia? Jawaban tersebut mengarah pada gelar yang diberikan karena orang tersebut memiliki jasa tidak terhitung pada Indonesia. Bahkan, sebelum hadirnya UU 20/2009 negara ini memiliki kategori pahlawan tersendiri yang mana berhubungan langsung dengan prosedur dan pemberian gelar terkait.

Bisa digaris bawahi bahwa mereka yang mendapat gelar ini sebagian besar adalah tokoh sebelum dan sesudah Indonesia merdeka. Tokoh besar seperti Ki Hajar Dewantara, RA kartini, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Kapitan Pattimura, Sisingamangaraja, dan Muhammad Husni Thamrin adalah tokoh utama dalam merintis kemerdekaan.

Sebelum kata merdeka berkumandang pada 17 Agustus 1945, mereka adalah orang yang aktif melawan pergerakan pemerintah kolonial. Penjajah keji dari Jepang dan Belanda terus mengalami perlawanan sengit dari gerakan bangsa, melalui organisasi dan perang gerilya yang dirintis pahlawan. Gempuran tersebut terus menerus aktif hingga akhirnya proklamasi kemerdekaan dilaksanakan.

Mencapai tahap kemerdekaan, nama besar pahlawan Indonesia seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Jenderal Sudirman, dan segenap tokoh masa orde lama masuk dalam kategori pahlawan kemerdekaan. Nama Bung Tomo, Sutan Syahrir, Tan Malaka, Agus salim, Mohammad Natsir dan lainnya pun dikenal karena perjuangan mereka melawan pemerintahan kolonial belanda.

Seperti kisah ikonik bung Tomo, yang memegang komando pejuang negeri untuk melawan tentara NICA. Dengan slogan Merdeka atau Mati, bung Tomo berhasil membakar semangat masyarakat. Yang aksinya dikenal dengan perobekan bendera Belanda di hotel Oranje, sehingga menghasilkan bendera merah Putih Indonesia.

Gelar pahlawan proklamator pun disandang oleh Soekarno dan Mohammad hatta, yang mana diberikan karena dasar karena berperan penting dalam memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Meski sempat menjadi tahanan politik di Bandung dan diasingkan, Soekarno akhirnya berdiri untuk menyampaikan kemerdekaan Indonesia.

Pada saat itu pula Hatta berdiri sebagai wakil dan pendamping Soekarno dalam masa penjajahan. Dia pula selalu aktif dalam kegiatan organisasi pergerakan nasional. Di masa itu, nama Mohammad Yamin juga tidak kalah penting. Pemuda ini merumuskan ikrar sumpah pemuda dan terlibat dalam Badan Penyelidikan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Setelah itu, gelar pahlawan Indonesia disematkan pada mereka yang berjuang untuk kebangkitan Indonesia. Karenanya diberi sebutan pahlawan kebangkitan nasional. Tanda kebangkitan ini diawali dari kemunculan organisasi Budi Utomo di tahun 1908, yang kemudian berkembang dengan munculnya nama besar lain seperti Ki Hajar Dewantara, Suwardi Suryaningrat dan lainnya.

Kemudian, gelar pahlawan pun berkembang menjadi pahlawan revolusi setelah adanya gerakan 30 September. Gelar tersebut disematkan kepada sembilan perwira militer dan polisi yang gugur dalam tragedi bersejarah tersebut. Demi memperjelas arti dan sebutan pahlawan, kategori kategori tersebut dihilangkan dan digantikan dengan sebutan pahlawan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *